Kutipan Seputar Kehidupan Oleh Socrates

Kutipan Seputar Kehidupan Oleh Socrates – Kehidupan sebagai manusia pada dasarnya adalah sebuah hal yang patut kita syukuri dan dijalani dengan sangat hati-hati agar senantiasa bermanfaat dan tidak menyakiti, baik diri sendiri maupun orang lain. Hal-hal seperti ini tertuang dalam ajaran-ajaran seputar fenomena kehidupan dan pemikiran manusia secara kritis dan dijabarkan dalam konsep mendasar. Studi ini disebut dengan filsafat. Studi ini mengajarkan manusia untuk selalu berpikir secara matang dan kritis sebelum berucap dan bertindak. Dengan begitu, tidak ada lagi terjadi hal-hal negatif yang dapat melukai jiwa seseorang. dengan mempelajari filsafat kita juga dapat memahami dengan benar eksistesi kita sebagai makhluk hidup, yang selalu berkaitan dengan alam dan dari situ juga kita dapat mempelajari banyak hal.

Salah seorang figur filsafat (biasa disebut dengan filsuf) yang paling penting di dalam tradisi filosofis adalah Socrates. Socrates adalah seorang filsuf asal Athena, Yunani, sebuah negara yang pada saat itu paling maju tentang ilmu pengetahuan. Socrates lahir di Athena pada tahun 469 SM. Pria ini masuk ke dalam 3 tokoh paling penting dalam dunia filsafat sejajar dengan Plato dan Aristotekes. Socrates adalah guru Plato. Socrates adalah ikon cikal bakal lahirnya ilmu pengetahuan. Melalui pemikiran-pemikirannya inilah lahir ilmu filsafat sebagai cikal bakal ilmu pengetahuan yang nantinya akan digunakan oleh seluruh orang di dunia. Namun naas, filsafatnya justru yang membawanya ke bukit kematian karena pada masa itu, lebih banyak anggota judi bola yang menganggap pemikirannya tidak masuk akal ketimbang menganggap pemikirannya itu benar. Socrates mati dalam ketidakadilan.

Semasa hidupnya, Socrates memiliki seorang murid yang patuh dan setia terhadapnya, yaitu Plato, calon tokoh filsuf berpengaruh di generasi sleanjutnya. Plato seringkali menuliskan ajaran-ajaran dan diksusi yang dilakukannya dengan Socrates. Diantara diskusi-diskusinya tersebut, lahirlah kalimat-kalimat filsafat terkenal seperti di bawah ini :

Kebijaksanaan yang sejati adalah mengetahui bahwa kamu tidak tahu apa-apa.
1. Kalimat ini adalah kalimat yang sering kita dengar dalam konteks menuntut ilmu. Dijelaskan dimana semakin kita tahu akan sesuatu, kita akan semakin merasa rendah dan tidak tahu apa-apa. Kita akan semakin merasa bahwasanya masih ada langit di atas langit. Hal ini jugalah yang sering disampaikan oleh Socrates kepada masyarakat Athena pada masa sebelum akhirnya ia dijatuhi hukuman meminum racun karena berdasar hasil voting 500 peserta, 280 menyetujui eksekusi matinya. Kalimat Socrates tersebut dianggap terlalu radikal dan merendahkan oranf-orang disekitarnya, terutama para petinggi Athena pada saat itu. Padahal, maksud yang hendak disampaikan oleh Socrates adalah agar kita sebagai manusia selalu tidak berhenti dalam memperluas pengetahuan dan pikiran kita akan sesuatu, namun snantiasa selalu berendah hati.

2. Cinta Yang Menggebu-Gebu memiliki akhir yang paling dingin.
Dalam hidup kita, pastilah kita pernah bertemu dengan satu orang, entah itu teman, atau pasangan yang dirasa paling spesial. Entah karena dia adalah satu-satunya, yang pertama, kedua atau bahkan terakhir. Membaranya perasaan sayang/cinta di awal adalah suatu hal yang wajar dirasakan manusia sebagai makhluk yang berperasaan, namun apabila kita tidak menerapkan prinsip filsafat dimana keseimbangan antara pikiran dan perasaan, maka bisa perasaan sayang/cinta tadi menjadi bumerang untuk diri kita sendiri. Socrates ingin menyampaikan kepada kita semua untuk selalu memiliki hidup yang balance dan tidak boleh berlebihan dalam membenci dan mencintai. Karena segala sesuatu yang memilki awal maka akan memiliki akhir juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Show Buttons
Hide Buttons